Pemerintah telah menyusun serangkaian kegiatan bertajuk Malam Merdeka untuk merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara ini menggabungkan semangat kebangsaan, kreativitas, dan teknologi, dan berlangsung di kawasan Monas sampai Bundaran HI.
Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menekankan bahwa peringatan kemerdekaan kali ini tetap mengusung nilai-nilai solidaritas, terutama kepada masyarakat yang terdampak oleh gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Di tengah saudara-saudara kita yang sedang menghadapi dampak gempa di NTT, semangat kemerdekaan kita maknai dengan kepedulian dan solidaritas,” ungkap Teuku Riefky dalam konferensi pers terkait Malam Merdeka.
Rangkaian acara yang akan digelar mencakup beberapa kegiatan menarik seperti video mapping, karnaval kendaraan hias, instalasi imersif, dan pertunjukan drone. Instalasi imersif telah dimulai sejak pagi hari, sedangkan aktivitas lainnya dijadwalkan mulai pukul 18.30 WIB.
Sebanyak 32 kendaraan hias dan ribuan drone akan berpartisipasi untuk menyuguhkan pertunjukan visual yang mengesankan di sekitar Bundaran HI. Kegiatan ini melibatkan ribuan talenta kreatif dari berbagai subsektor, termasuk desain, fesyen, kuliner, seni pertunjukan, musik, konten digital, dan teknologi baru.
Teuku Riefky menjelaskan bahwa rangkaian acara ini dirancang untuk menciptakan ruang kolaborasi antar berbagai sektor, sekaligus berkontribusi pada dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Di sisi lain, Deputi I Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi (Bakom) RI, Fahd Pahdepie, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 RI merupakan momentum yang penting untuk memperkuat nilai gotong royong, optimisme, dan kepedulian terhadap sesama.
“Indonesia adalah bangsa yang berbudaya, berdaulat, dan memiliki kekuatan untuk terus melangkah maju,” tutur Fahd.
Malam Merdeka akan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mantan presiden dan wakil presiden, serta pimpinan lembaga negara lainnya. Tak ketinggalan, jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI-Polri, dan masyarakat umum juga ikut berpartisipasi dalam perayaan kali ini.
Pemerintah berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memaknai kemerdekaan bukan sekadar sebagai sebuah perayaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan, kepedulian, dan semangat gotong royong di antara sesama.

Komentar