Marselino Ferdinan resmi menjalin kontrak dengan Persija Jakarta untuk ikut serta dalam kompetisi Super League 2026/2027. Kepindahan ini bukan hanya sekadar transfer, melainkan juga mengembalikan hubungan Marselino dengan pelatih Shin Tae Yong serta sejumlah pemain yang pernah menjadi rekannya di Timnas Indonesia.
Menjadi rekrutan terakhir yang didapat Persija pada bursa transfer awal musim, mantan pemain Oxford United ini menandatangani kontrak selama dua tahun dengan klub yang dikenal sebagai Macan Kemayoran. Kedatangan Marselino diumumkan oleh Persija menjelang akhir periode pendaftaran pemain, di mana klub menyatakan bahwa kehadirannya akan memberikan tambahan energi bagi tim.
Keberadaan Shin Tae Yong sebagai pelatih di Persija menjadi salah satu faktor penting yang menarik perhatian publik terhadap kepindahan Marselino. Kedua sosok ini memiliki sejarah kerja sama yang kuat, di mana Marselino pernah menjadi bagian dari tim Garuda dalam berbagai kategori usia sampai level senior di bawah arahan Shin.
Kini, keduanya akan kembali bergandeng tangan, tetapi kali ini di tingkat klub. Dengan ambisi besar yang dimiliki Persija untuk menghadapi Super League 2026/2027, Marselino diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal. Pengalaman yang dimilikinya dari kompetisi luar negeri sangat diharapkan dapat memperkuat skuad yang bersiap menyongsong musim baru.
Selain pelatih, Marselino akan bertemu kembali dengan sejumlah pemain yang telah dikenalnya selama membela Timnas Indonesia. Di antara mereka adalah Shayne Pattynama, Jordi Amat, Rizky Ridho, Witan Sulaeman, Pratama Arhan, Nadeo Argawinata, dan Dony Tri Pamungkas.
Semua pemain tersebut merupakan bagian dari perjalanan Timnas Indonesia dalam berbagai turnamen internasional dan ikut berkontribusi dalam upaya tim menuju putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Reuni ini diharapkan memberi kekuatan tambahan bagi Persija, terutama karena mereka sudah memiliki kedekatan yang terjalin di timnas.
Pindahnya Marselino ke Persija menandai kembalinya ia ke kompetisi domestik setelah hampir tiga tahun menjalani karier di Eropa. Sebelumnya, ia memperkuat KMSK Deinze di Belgia sebelum akhirnya bergabung dengan Oxford United di Inggris. Pada musim terakhirnya di Eropa, Marselino dipinjamkan ke AS Trencin, namun sayangnya ia tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk bermain akibat cedera yang dialaminya.
Dengan kembali ke tanah air dan bergabung dengan Persija, diharapkan Marselino dapat menemukan kembali performanya dan berkontribusi maksimal untuk tim. Kebangkitan kariernya ini tidak hanya menjadi harapan bagi dirinya, tetapi juga untuk klub yang memiliki ambisi tinggi di Super League mendatang.

Komentar