Penyintas gempa di Pulau Palue, Nusa Tenggara Timur, menghadapi kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Hal ini disampaikan kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ketika ia melakukan kunjungan ke lokasi pengungsian pada Rabu malam.
Keluhan mengenai kekurangan air ini ditanggapi oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, yang mendampingi Jokowi. Bupati menyatakan bahwa pemerintah daerah sedang berupaya mencari solusi untuk masalah air bersih ini, termasuk dengan mempertimbangkan teknologi yang dapat mengubah air laut menjadi air tawar.
Jokowi mendengarkan penjelasan tersebut namun mengungkapkan bahwa ia tidak dapat berbuat banyak mengingat posisinya kini sebagai pensiunan. “Kalau saya enggak bisa apa-apa karena saya sekarang pensiunan,” ucap Jokowi sambil tersenyum di hadapan para penyintas.
Ketika berbicara dengan warga Palue, penyintas menyampaikan keluhan mereka mengenai ketersediaan air bersih. Menanggapi hal ini, Bupati Sikka memberikan penjelasan mengenai rencana untuk menyediakan air melalui teknologi desalinasi. Juventus menambahkan bahwa pemerintah sedang mengeksplorasi kemungkinan pemanfaatan teknologi ini untuk mengubah air laut menjadi air tawar.
“Pak Gubernur kemarin datang juga sampaikan bahwa yang destilasi kalau tidak salah bapak, jadi dari air laut ke air tawar. Jadi bersabar-bersabar kita proses ya,” jelas Juventus.
Setelah mendengar penjelasan tersebut, Jokowi menekankan bahwa penanganan kebutuhan pokok masyarakat kini berada di tangan pemerintah yang sedang menjalankan tugas dan wewenangnya.
Selain menanggapi keluhan tentang air bersih, Jokowi juga menekankan pentingnya pemulihan aktivitas masyarakat di Palue setelah gempa. Ia berharap agar warga dapat kembali melanjutkan kehidupan mereka setelah situasi mulai membaik.
“Ya yang penting, ini gempa susulannya sudah mulai mengecil-mengecil. Semoga segera berkurang, stabil, dan bagus. Bapak ibu semuanya bisa beraktivitas seperti kehidupan dulu sebelum gempa,” ungkap Jokowi.
Ia juga mendorong masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian dan kelautan untuk terus beraktivitas. “Yang berkebun silakan berkebun lagi, yang melaut silakan melaut lagi. Kita kembali ke kehidupan normal sambil menunggu rehabilitasi dari pemerintah,” tambahnya.
Salah satu kebutuhan mendesak yang diungkapkan oleh penyintas gempa adalah ketersediaan air bersih. Bupati Sikka menyampaikan bahwa pemerintah sedang meneliti kemungkinan penerapan teknologi desalinasi untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.
Namun, dalam pernyataannya kepada Jokowi dan masyarakat, Bupati menegaskan bahwa proses tersebut masih dalam tahap pembahasan dan persiapan. Hal ini menunjukkan bahwa ada harapan untuk masa depan, meskipun masih memerlukan waktu untuk merealisasikannya.

Komentar