NASIONAL
Beranda / NASIONAL / Pelajar Serukan Tiga Pilar Indonesia Maju: Ekonomi, Keadilan, dan Demokrasi di Serang

Pelajar Serukan Tiga Pilar Indonesia Maju: Ekonomi, Keadilan, dan Demokrasi di Serang

Pelajar Serukan Tiga Pilar Indonesia Maju: Ekonomi, Keadilan, dan Demokrasi di Serang

Kemajuan ekonomi, penegakan keadilan, dan terjaganya demokrasi adalah tiga pilar krusial yang diyakini dapat memandu Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Pesan ini disampaikan dalam sebuah acara bertajuk Lomba Pidato AHY Muda 2026.

Salah satu peserta, Muhammad Nasywan Satria, mengangkat tema pidatonya menjadi “Tiga Pilar Indonesia Maju”. Dalam penyampaiannya, ia menyerukan kepada generasi muda untuk secara kritis memahami permasalahan yang dihadapi bangsa serta berpartisipasi aktif dalam menciptakan Indonesia yang lebih maju.

Menurut Sywan, terdapat tiga aspek fundamental yang menjadi tiang penyangga bagi kemajuan Indonesia, yaitu memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi. Ia menyatakan, “Tiga pilar Indonesia maju. Yang pertama, memajukan ekonomi. Yang kedua, menegakkan keadilan. Yang ketiga, menjaga demokrasi.”

Pilar pertama yang diangkat oleh Sywan adalah kemajuan ekonomi. Bagi dia, isu ekonomi tidak hanya berkisar pada angka pertumbuhan, melainkan juga berhubungan erat dengan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. “Ekonomi bukan hanya soal angka. Ekonomi adalah soal warung rakyat, warung anak bangsa,” tegasnya.

Sywan mengamati bahwa banyak masyarakat yang masih terjebak dalam kesulitan ekonomi. Oleh karena itu, ia menyerukan agar generasi muda sebagai harapan bangsa harus berperan aktif dalam mendongkrak perekonomian yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. “Kita sebagai harapan bangsa harus menjadikan ekonomi yang maju,” imbuhnya.

Gaya KDM Soal Peluang Maju di Pilpres 2029 Viral, Netizen Bandingkan dengan Mas Jokowi di DKI Jakarta

Di dalam pidatonya, Sywan juga mencermati pengalaman Indonesia dalam menghadapi krisis ekonomi, serta menjelaskan pentingnya kepemimpinan yang stabil, seperti yang pernah ditunjukkan oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, dalam menjaga perekonomian nasional.

Pilar kedua yang disorot adalah penegakan keadilan. Sywan berpendapat bahwa untuk mencapai Indonesia yang maju, ketidakadilan di tengah masyarakat harus diatasi. “Indonesia tidak ada artinya kalau tidak ada keadilan,” ujarnya.

Ia mengajak generasi muda untuk meningkatkan kepedulian mereka terhadap isu keadilan dan tidak membiarkan bentuk-bentuk ketidakadilan menjadi hal yang dianggap biasa. Keadilan, menurut Sywan, merupakan elemen integral dalam membangun bangsa yang kuat dan memberikan harapan bagi seluruh masyarakat.

Pilar ketiga yang Sywan tekankan adalah demokrasi. Ia mengingatkan bahwa demokrasi tidak akan berfungsi dengan baik tanpa adanya persatuan dan solidaritas di antara rakyat. “Demokrasi harus dijaga dengan solidaritas yang kuat. Karena pecah demokrasi, pecah Indonesia,” tegasnya.

Sywan mengingatkan pula bahwa tanggung jawab menjaga kehidupan demokrasi dan persatuan bangsa ada di tangan generasi muda. Menurutnya, sebuah demokrasi yang sehat adalah jalur utama untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas. “Kita harus bisa wujudkan Indonesia emas, bukannya malah Indonesia terpecah,” ungkapnya.

Gerindra Kalahkan PDIP dalam Survei Poltracking, Berikut Respons Sugiat Santoso

Pidato yang disampaikan oleh Sywan tidak hanya menjadi seruan bagi generasi muda, tetapi juga menjadi pengingat bahwa peran aktif dalam mendorong kemajuan ekonomi, penegakan keadilan, dan perlindungan demokrasi sangatlah penting untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Setiap individu diharapkan dapat melihat tantangan ini sebagai kesempatan untuk bersatu dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *