Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan ke kapal induk Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, yang bersandar di Dermaga 107 pada Jumat, 18 September 2026. Kunjungan ini menjadi momen penting dalam menjalin kerjasama antara Indonesia dan Italia di bidang pertahanan.
Bersama dengan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan sejumlah pejabat tinggi TNI, Sjafrie tiba di kapal tersebut. Kehadiran mereka diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral dalam aspek keamanan dan pertahanan.
Setibanya di kapal, rombongan langsung disambut oleh Komandan ITS Giuseppe Garibaldi, Kapten Marco Guerriero. Pertemuan ini menandai sebuah jalinan diplomasi yang lebih erat antara kedua negara, terutama dalam konteks kerjasama militer dan teknologi maritim.
Selama kunjungan, awak media tidak diperbolehkan untuk memasuki bagian dalam kapal, sehingga aktivitas kunjungan berlangsung terbatas pada area yang telah ditentukan. Hal ini menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi terkait operasi militer yang mungkin dilakukan oleh kapal tersebut.
ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Dermaga 107 sekira pukul 07.58 WIB setelah melakukan pelayaran dari Italia yang dimulai pada tanggal 24 Agustus 2026. Kapal induk ini berlayar dengan pengawalan dari kapal perang Angkatan Laut Italia, menunjukkan keseriusan dan kesiapan Italia dalam menjaga keamanan pelayaran internasional.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul menjelaskan bahwa perjalanan kapal induk ini mencakup persinggahan di beberapa negara. Salah satu lokasi yang menjadi titik singgah adalah Sri Lanka, yang dikenal sebagai wilayah strategis di Samudra Hindia. Hal ini menunjukkan bahwa ITS Giuseppe Garibaldi tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan, tetapi juga sebagai simbol kerjasama erat antar bangsa.
Kunjungan ini juga mencerminkan upaya Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas pertahanan dan maritimnya di tengah berbagai tantangan keamanan yang ada. Diharapkan, adanya kerjasama dengan negara-negara lain, termasuk Italia, dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang memiliki pengaruh di kawasan ini.
Pentingnya pengawasan dan pengawalan kapal perang selama perjalanan ini juga menjadi sorotan. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya Italia dalam menjaga keselamatan dan keamanan armada mereka selama berlayar ke negara lain, termasuk Indonesia. Keselamatan pelayaran internasional adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh semua negara.
Diharapkan, kunjungan Menteri Pertahanan ini akan membuka lebih banyak peluang kerjasama antara Indonesia dan Italia, terutama dalam bidang pertahanan dan keamanan. Tindakan proaktif seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan pertahanan nasional di era globalisasi dan kompleksitas ancaman yang semakin beragam.
Sebagai bagian dari armada Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi tidak hanya menawarkan kemampuan tempur yang tinggi tetapi juga merupakan simbol diplomasi maritim yang mempromosikan kerja sama internasional di bidang pertahanan. Dengan memahami pentingnya hubungan ini, kedua negara dapat bekerja sama untuk menciptakan stabilitas dan keamanan yang lebih baik, tidak hanya untuk wilayah masing-masing tetapi juga untuk kawasan global.

Komentar