NASIONAL
Beranda / NASIONAL / Mensesneg Jelaskan Alasan Prabowo Berdiri Sejajar dengan Jokowi di HUT RI

Mensesneg Jelaskan Alasan Prabowo Berdiri Sejajar dengan Jokowi di HUT RI

Mensesneg Jelaskan Alasan Prabowo Berdiri Sejajar dengan Jokowi di HUT RI

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi baru-baru ini mengklarifikasi mengenai posisi duduk Presiden Prabowo Subianto yang tampak sejajar dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, saat mereka menyaksikan pertunjukan jet tempur dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Acara tersebut berlangsung di Istana pada tanggal 17 Agustus 2026.

Prasetyo menjelaskan bahwa posisi duduk ini tidak perlu dipahami sebagai suatu pengaturan yang disengaja. Ia menyatakan bahwa situasi di lokasi acara saat itu memang mengharuskan demikian. Prabowo, menurutnya, menunjukkan penghormatan kepada Jokowi yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Ya kan Pak Jokowi Presiden ke-7. Jadi situasional, kemudian Bapak Presiden menghormati Pak Jokowi sebagai Presiden ke-7,” ungkap Prasetyo saat memberikan keterangan di Gedung DPR pada 18 Agustus 2026.

Prasetyo juga menekankan bahwa kehadiran Jokowi dalam acara tersebut menarik perhatian, mengingat ia adalah satu-satunya mantan presiden yang hadir dalam perayaan kemerdekaan di Istana Merdeka. Sementara itu, dua mantan presiden lainnya, Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri, tidak dapat hadir pada peringatan tersebut.

Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan bahwa tidak ada pengaturan khusus mengenai posisi duduk antara Prabowo dan Jokowi. Ia menyebut bahwa dalam kondisi tertentu, Presiden Prabowo meminta beberapa ketua lembaga negara untuk maju ke depan, demi kelancaran acara. “Nah dalam situasi yang situasional tidak hanya Pak Jokowi, kemudian Bapak Presiden meminta untuk beberapa ketua lembaga untuk juga ikut maju ke depan,” tuturnya.

Gaya KDM Soal Peluang Maju di Pilpres 2029 Viral, Netizen Bandingkan dengan Mas Jokowi di DKI Jakarta

Dalam penjelasannya, Prasetyo juga mengungkapkan bahwa pengaturan tempat duduk di acara tersebut diakibatkan oleh keterbatasan ruang. Oleh karena itu, tidak semua tamu bisa berada di area depan dan pengaturan posisi duduk dilakukan dengan menyesuaikan kondisi yang ada pada saat acara berlangsung. “Dan karena keterbatasan tempat juga tidak bisa semuanya ada di depan, dan itu tidak mengurangi rasa hormat kami. Semuanya situasional,” imbuhnya.

Sebelumnya, perhatian publik juga tertuju pada momen ketika Prabowo duduk di antara Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Momen ini terjadi setelah Prabowo berdiri di mimbar kehormatan untuk memberikan penghormatan kepada Komandan Upacara serta seluruh tim yang telah melaksanakan rangkaian upacara kemerdekaan dengan tertib dan khidmat. Keberadaan mereka bertiga dalam satu frame mengindikasikan suasana yang harmonis di tengah ritme politik yang kadang memanas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *