NASIONAL POLHUKAM
Beranda / POLHUKAM / Survei SMRC: Kepuasan terhadap Pelaksanaan Demokrasi Era Presiden Prabowo Turun Jadi 40 Persen

Survei SMRC: Kepuasan terhadap Pelaksanaan Demokrasi Era Presiden Prabowo Turun Jadi 40 Persen

Survei SMRC: Kepuasan terhadap Pelaksanaan Demokrasi Era Presiden Prabowo Turun Jadi 40 Persen

ASPIRASIINDONESIA.COM Tingkat kepuasan masyarakat Indonesia terhadap pelaksanaan demokrasi tercatat sebesar 40 persen pada Oktober 2026. Angka tersebut menurun dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 62 persen, berdasarkan temuan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Pendiri SMRC, Saiful Mujani, menyebut penurunan tersebut menunjukkan meningkatnya ketidakpuasan masyarakat terhadap praktik demokrasi di Indonesia. Dalam survei yang sama, tingkat ketidakpuasan tercatat mencapai 56,5 persen.

“Dari 62 persen turun menjadi 40 persen. Jadi mayoritas sekarang masyarakat tidak puas. Ya. Dengan kinerja demokrasi yaitu 56 persen,” ujar Saiful dalam tayangan kanal YouTube SMRC TV, Rabu (14/10/2026).

Baca juga: Hasil Survei Terbaru: Masyarakat Pilih Gerindra karena Suka Prabowo

Kepuasan Terendah dalam Catatan Survei

Kasasi Ditolak MA, Kerry Adrianto Riza Dihukum 15 Tahun Penjara

Saiful mengatakan tingkat kepuasan tersebut menjadi yang terendah dalam catatan historis yang dipaparkannya. Sebagai perbandingan, kepuasan terhadap pelaksanaan demokrasi pada Februari 2024 mencapai 74 persen, setelah pelaksanaan Pemilu 2024.

Ia juga menyinggung perkembangan kepuasan publik pada masa pemerintahan Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pada Oktober 2004, ketika SBY mulai menjabat, tingkat kepuasan tercatat sebesar 62 persen.

Angka tersebut kemudian turun menjadi 46 persen pada Mei 2008, di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan dampak krisis finansial global. Setelah Pemilu 2009, tingkat kepuasan kembali meningkat hingga mencapai 76 persen.

Menurut Saiful, penurunan kepuasan saat ini sejalan dengan kritik sejumlah kalangan terhadap kualitas demokrasi Indonesia, termasuk aktivis dan intelektual.

Mayoritas Responden Tetap Memilih Demokrasi

Tuntutan Demo Mahasiswa 20 Oktober 2026: Isu Karhutla dan Korupsi

Meski tingkat kepuasan terhadap pelaksanaannya menurun, dukungan masyarakat terhadap demokrasi sebagai sistem pemerintahan masih relatif tinggi.

Survei SMRC menunjukkan sebanyak 69,7 persen responden menilai demokrasi sebagai sistem pemerintahan terbaik bagi Indonesia dibandingkan sistem otoriter maupun alternatif lainnya.

“Masyarakat Indonesia mengatakan walaupun tidak sempurna, demokrasi adalah sistem pemerintahan terbaik untuk negara kita,” kata Saiful.

Temuan tersebut memperlihatkan adanya perbedaan antara penilaian masyarakat terhadap pelaksanaan demokrasi dan dukungan mereka terhadap demokrasi sebagai sistem pemerintahan.

Baca juga: Survei Tempo: Elektabilitas Partai Demokrat Meningkat Menjadi 5% dengan Jawa Timur Capai 12,5%

Deli Serdang Sumatera Utara Mencekam: Anggota Ormas Terlibat Kecelakaan Senjata, 1 Orang Tewas

Metode Survei SMRC

Survei SMRC dilakukan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan wawancara tatap muka. Jumlah responden yang dilibatkan mencapai 1.213 orang.

Hasil survei ini memberikan gambaran mengenai persepsi responden terhadap kondisi demokrasi Indonesia. Namun, untuk menilai keterwakilan hasil secara menyeluruh, informasi mengenai periode pengumpulan data, margin of error, dan tingkat kepercayaan survei juga perlu diperhatikan.

Penurunan kepuasan tersebut menjadi catatan penting bagi evaluasi kualitas demokrasi. Sementara itu, tingginya dukungan terhadap demokrasi menunjukkan bahwa mayoritas responden tetap memandang sistem tersebut sebagai pilihan pemerintahan yang ideal bagi Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *