Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang memiliki keterkaitan erat dengan berbagai agenda pembangunan nasional. Hal ini mencakup ketahanan pangan, kemandirian energi, dan ketahanan air yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negara.
Dalam kesempatan memberikan pidato pembuka di Urban Climate Forum 2026, Menko AHY menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur tidak seharusnya dilihat sebagai aspek yang bertentangan dengan pengembangan sumber daya manusia. Sebaliknya, keduanya saling melengkapi dan mendukung untuk mendorong kemajuan pembangunan nasional.
“Tanpa infrastruktur fisik, sulit kita bisa mencapai pembangunan sumber daya manusia, kualitas kehidupan yang lebih baik, membuka lapangan pekerjaan, menghubungkan antar kawasan dan antar masyarakat dengan peluang bisnis dan ekonomi,” ungkap Menko AHY.
Menko AHY menyampaikan bahwa hampir semua agenda prioritas pembangunan memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai. Hal ini menunjukkan bahwa elemen konektivitas, pasokan air, kebutuhan energi, perumahan, serta infrastruktur pendukung lainnya harus dipandang sebagai bagian dari satu kesatuan yang terintegrasi.
Ia memberikan contoh mengenai ketahanan pangan, yang sangat bergantung pada ketersediaan air. Sebagai tambahan, kebutuhan akan energi dan air juga terus menunjukkan peningkatan sejalan dengan perkembangan industri, hilirisasi, dan ekonomi digital yang semakin pesat.
“Kalau kita ingin mencapai swasembada atau ketahanan pangan, energi, air, water, energy and food, menurut saya kita harus semakin memperkuat infrastruktur yang terkait dengan itu semuanya,” tegas Menko AHY.
Lebih lanjut, Menko AHY menekankan bahwa pembangunan infrastruktur juga harus berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini dapat dicapai dengan menyediakan perumahan yang layak, serta fasilitas kesehatan, pendidikan, olahraga, rekreasi, dan ruang terbuka yang memadai.
“Bukan hanya membangun lebih banyak, melainkan membangun lebih baik, lebih cerdas, lebih hijau, dan lebih berkelanjutan,” tambahnya, menekankan pentingnya kualitas dalam setiap proyek pembangunan.
Melihat kondisi saat ini, peningkatan kualitas infrastruktur harus diimbangi dengan pemikiran yang inovatif dan solusi yang ramah lingkungan. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga menjamin keberlanjutan untuk generasi mendatang.
Pembangunan infrastruktur yang terencana dan terintegrasi akan berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan, kemandirian energi, dan ketahanan air. Hal ini juga memiliki implikasi langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Upaya untuk membangun infrastruktur yang lebih baik, lebih cerdas, dan berkelanjutan harus menjadi fokus utama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua.

Komentar