KABAR KABINET
Beranda / KABAR KABINET / JIAT Tingkatkan Ketahanan Pangan Petani Banjar Menghadapi Ancaman El Nino

JIAT Tingkatkan Ketahanan Pangan Petani Banjar Menghadapi Ancaman El Nino

JIAT Tingkatkan Ketahanan Pangan Petani Banjar Menghadapi Ancaman El Nino

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berkomitmen untuk memperkuat upaya Swasembada Pangan Nasional. Salah satu langkah yang diambil adalah melalui penyediaan infrastruktur air yang berkelanjutan.

Salah satu proyek yang dilaksanakan adalah pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Proyek ini diharapkan bisa memanfaatkan air tanah secara berkelanjutan, menjaga ketersediaan air untuk para petani dalam bercocok tanam, terutama di tengah penurunan curah hujan akibat fenomena El Niño.

Menteri PU Dody Hanggodo menekankan pentingnya JIAT dalam menjaga pasokan air untuk pertanian, terutama selama musim kemarau panjang yang disebabkan oleh fenomena iklim tersebut. “Melalui JIAT ini, kita ingin memastikan ketersediaan air sehingga produktivitas pertanian meningkat dan ketahanan pangan semakin kuat,” ujarnya.

Pengembangan sistem irigasi yang lebih efektif diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian. Dody juga mengingatkan bahwa pembangunan JIAT harus dilakukan secara komprehensif. Hal ini termasuk tidak hanya sekadar membangun sumur dan pompa air tanah, tetapi juga melengkapi infrastruktur dengan jaringan saluran tersier agar distribusi air dapat berlangsung lebih efektif sampai ke lahan pertanian.

JIAT merupakan sistem irigasi yang mengandalkan air tanah melalui sumur bor dan pompa untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian, terutama di area yang belum memperoleh akses dari jaringan irigasi permukaan. Salah satu contoh pembangunan JIAT terdapat di Desa Bawahan Seberang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar. Jaringan tersebut membentang sepanjang 1 kilometer dan mampu mengairi lahan pertanian seluas 10,71 hektare.

Impor Ditekan, Kementerian PU Dukung Penggunaan Aspal Merah Putih untuk Jalan Tol Hemat Devisa

Infrastruktur ini dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III Banjarmasin, dan dapat menghasilkan debit air sekitar 3 liter per detik dari sumur yang memiliki kedalaman hingga 100 meter. Selain itu, di lokasi lain, BWS juga membangun JIAT di Desa Bawahan Selan. Jaringan di sana mencapai panjang 760 meter dan dapat mengairi area pertanian seluas 13,30 hektare, dengan debit air yang sama dari sumur yang lebih dalam.

Pembangunan JIAT ini disambut baik oleh para petani setempat. Waluyo, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), menyatakan, “Terima kasih kepada BWS Kalimantan III Banjarmasin yang telah membantu pembangunan sumur bor di desa kami. Mudah-mudahan, dengan adanya bantuan dari Kementerian PU ini, taraf hidup petani bisa meningkat, dari yang hanya menanam padi setahun sekali menjadi dua kali, bahkan jika beruntung bisa sampai tiga kali.”

Pada saat penggunaan, sistem JIAT bergantung pada listrik sebagai sumber utama energinya. Untuk mencegah gangguan pasokan listrik, disediakan genset sebagai sumber cadangan, sehingga layanan pengairan tetap bisa berjalan. Air dari sistem ini terutama dimanfaatkan sebagai air baku irigasi untuk mendukung program swasembada pangan.

Lebih jauh, keberadaan infrastruktur ini memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat dengan penyediaan air baku untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya JIAT, para petani dapat memiliki sumber air alternatif, dan tidak sepenuhnya bergantung pada curah hujan. Hal ini memungkinkan kegiatan bercocok tanam berlangsung lebih teratur dan optimal.

Pembangunan infrastruktur irigasi ini merupakan bagian dari implementasi Visi PU608, yang mengedepankan pembangunan infrastruktur dengan dampak yang nyata bagi masyarakat. Melalui proyek ini, diharapkan terdapat peningkatan produktivitas pertanian dan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di masyarakat.

Kementerian PU Distribusikan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Mamuju Terdampak Kekeringan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *