EBIS
Beranda / EBIS / Kos dan Kontrakan Murah Dekat Parlemen Mulai dari Rp50 Juta

Kos dan Kontrakan Murah Dekat Parlemen Mulai dari Rp50 Juta

Kos dan Kontrakan Murah Dekat Parlemen Mulai dari Rp50 Juta

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk periode 2024–2029 kini memperoleh tunjangan perumahan yang mencapai Rp50 juta setiap bulan. Tunjangan ini diberikan menyusul dihapuskannya fasilitas rumah dinas yang sebelumnya ada di Kalibata.

Seiring dengan penambahan tersebut, pendapatan bersih para legislator mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Tubagus Hasanuddin, salah satu legislator, bahkan mengungkapkan bahwa penghasilannya sebagai anggota DPR bisa mencapai sekitar Rp100 juta per bulan, atau sekitar Rp3 juta per hari.

Di tengah sorotan publik terhadap besarnya tunjangan ini, ada fakta menarik yang perlu diperhatikan. Biaya hidup di sekitar Gedung DPR/MPR RI ternyata jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan tunjangan yang diterima. Dengan alokasi dana kurang dari Rp50 juta sebulan, seseorang sudah dapat menemukan kos atau kontrakan dengan fasilitas lengkap di area sekitar Senayan hingga Joglo.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Graha Pundi, kos yang ditujukan untuk pria di Kompleks DPR RI, Joglo, Meruya Selatan. Dengan harga sewa hanya Rp1 juta per bulan, penghuni akan mendapatkan fasilitas seperti AC, springbed, lemari, serta kamar mandi dalam. Jika tertarik untuk berbagi kamar dengan teman, tambahan biaya yang diperlukan hanya sekitar Rp400 ribu per bulan.

Selain itu, biaya kos di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, juga cukup bersaing. Kost Nusantara Indah menawarkan tarif sebesar Rp2,875 juta per bulan. Konsep coliving modern di lokasi ini dilengkapi dengan akses fasilitas umum yang lebih memadai.

Pemerintah Buka Lowongan Program Magang Bergaji Rp3,3 Juta untuk Fresh Graduate

Bagi mereka yang mencari suasana hunian lebih premium, Rukita Grasta Senayan bisa menjadi pilihan yang menarik. Hanya berjarak sekitar 950 meter dari Gedung DPR/MPR RI, hunian ini menawarkan kamar coliving dengan tarif berkisar antara Rp3,55 juta hingga Rp3,8 juta per bulan. Biaya tersebut sudah mencakup berbagai fasilitas seperti listrik, Wi-Fi, serta ruang parkir untuk motor dan mobil.

Selain opsi kos, bagi yang tertarik untuk menyewa rumah, tersedia juga kontrakan di kawasan Komplek DPR RI, Kembangan. Rumah dua lantai ini berdiri di atas tanah seluas 250 m² dan dilengkapi dengan bangunan seluas 200 m². Terdapat 4 kamar tidur, 4 kamar mandi, dan garasi yang mampu menampung 2 mobil. Rumah ini disewakan seharga Rp80 juta per tahun, yang berarti sekitar Rp6,6 juta per bulan.

Dengan berbagai pilihan yang tersedia, jelas bahwa tunjangan yang diterima anggota DPR memberikan mereka fleksibilitas dalam memilih tempat tinggal. Namun, fakta bahwa biaya hidup di sekitar kantor mereka tergolong lebih terjangkau menjadi sorotan penting. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tunjangan yang diberikan dan realitas biaya hidup di lapangan.

Pengaturan tunjangan dan opsi hunian ini pun dapat menjadi bahan pemikiran bagi masyarakat mengenai keadilan dan kesejahteraan para wakil rakyat. Apakah tunjangan tersebut sebanding dengan kebutuhan yang sebenarnya, menjadi pertanyaan yang menarik untuk ditelusuri lebih jauh.

Bahlil Rapat Hingga Pagi, SPBU Swasta Wajib Beli BBM dari Pertamina

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement