Kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, kembali mendapatkan kepercayaan untuk menjaga gawang Ajax Amsterdam. Kali ini, Paes tampil dalam laga melawan Shelbourne pada leg kedua putaran ketiga kualifikasi UEFA Conference League untuk musim 2026/2027.
Pertandingan tersebut digelar di Tolka Park pada Jumat dini hari, tanggal 14 Agustus 2026. Paes tampil sejak menit awal dan bermain penuh hingga peluit akhir dibunyikan. Sementara itu, kiper baru Ajax, Marc-Andre ter Stegen, hanya bisa menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan.
Ajax berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-20 melalui gol yang dicetak oleh Brandt. Namun, keunggulan tim asal Belanda itu tidak bertahan lama. Hanya empat menit setelahnya, Shelbourne berhasil menyamakan kedudukan lewat gol dari Caffrey.
Menjelang akhir babak pertama, Ajax kembali memimpin. Gaaei berhasil mencetak gol pada menit ke-39, yang membuat Ajax menutup paruh pertama dengan skor 2-1. Keberhasilan ini tentunya memberi semangat bagi tim untuk melanjutkan permainan di babak kedua.
Selama pertandingan, Paes menunjukkan kemampuannya dalam mengendalikan permainan di lini belakang. Beberapa kali, ia berhasil menggagalkan peluang berbahaya dari pemain lawan, membuktikan bahwa ia layak untuk mendapatkan kepercayaan sebagai kiper utama.
Keberhasilan Ajax untuk memimpin di babak pertama menjadi modal penting bagi mereka untuk menghadapi babak kedua. Menghadapi tim seperti Shelbourne, yang dikenal memiliki potensi mengejutkan, merupakan tantangan tersendiri. Ajax harus tetap waspada dan bermain dengan fokus tinggi untuk memastikan langkah mereka di kompetisi ini tetap berlanjut.
Maarten Paes, setelah tampil gemilang di laga ini, dipastikan semakin menguatkan posisinya sebagai salah satu kiper terbaik yang dimiliki oleh tim nasional. Penampilannya yang konsisten di level klub akan menjadi modal berharga dalam persiapannya untuk pertandingan internasional mendatang.
Dengan kinerja yang baik di Ajax, Paes diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemain muda lainnya di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, kesempatan untuk bermain di liga-liga top Eropa terbuka lebar bagi pemain Indonesia.

Komentar